HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI PUSKESMAS WALENRANG KABUPATEN LUWU TAHUN 2017

  • Anshar Rante Akademi Keperawatan Sawerigading Pemda Luwu
Keywords: Workload, Performance, Nurse

Abstract

The success of health services in Puskesmas is largely determined by the performance of nurses. At this time, nurses are the most health workers of all health workers available. According to WHO, the number of nurses throughout the world reaches 38.43% of the total health workers available. Implementation of a maximum nurse work in health services, occurs when the system of implementation of nursing care that is carried out supports professional nursing practices according to standards. The research method used was an analytic survey with cross sectional approach and the sampling technique that is purposive sampling. The research sample is all nurses who work at Walenrang Health Center in Luwu Regency who meet the inclusion criteria as many as 30 people. The results showed nurses who had light workloads of 56.7% and heavy workloads of 43.3%, while nurses had good performances of 60.0% and less performance at 40.0%. The results of statistical tests using the chi test -square test shows the value of p = 0.042 and OR = 7.857. Based on the above results, it is concluded that there is a relationship between workload and nurse performance. Therefore, it is recommended that the head of the puskesmas need to make a policy related to a clear reward system given to nurses so as to provide an opportunity for nurses to compete in improving their work performance.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alhasanah, N.H. (2016). Gambaran Kinerja Perawat Berdasarkan Beban Kerja di Instalasi Rawat Inap Penyakit Dalam RSU Kota Tangerang Selatan (Skripsi). Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarid Hidayatullah.
Depkes RI. (2015). Pedoman Kegiatan Perawat di Puskesmas. Jakarta: Dirjen Pembinaan Kesehatan Masyarakat.
Depkeu RI. (2015). Menuju Keunggulan Organisasi Berkinerja Tinggi Reformasi Birokrasi (on-line) Available at http://www.anggaran.depkeu.go.id; diakses tanggal 15 Agustus 2019.
Fahmi, I. (2017). Analisis Laporan Keuangan. Lampulo: Alfabeta.
Firman, V. (2015). Hubungan Fungsi Pengarahan Kepala Ruangan dengan Pelaksanaan Dokumentasi Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD Kepulauan Mentawai (Skripsi). Padang: Universitas Andalas.
Hidayat, A.A.A. (2012). Riset Keperawatan dan Teknik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika.
Hidayat, A.A.A. (2015). Pengantar Konsep Dasar Keperawatan, Edisi 2. Jakarta: Salemba Medika.
Hudak& Gallo (2012). Keperawatan Kritis: Pendekatan Holistik, Edisi VI, Volume 1. Jakarta: EGC.
Juliani, E. (2014). Hubungan Beban Kerja Perawat Pelaksana dengan Pelaksanaan Perilaku Caring Menurut Persepsi Klien di Irna Lantai Jantung Rumah Sakit Husada Jakarta (Thesis). Jakarta: Universitas Indonesia.
Kurniadi, A. (2013). Manajemen Keperawatan dan Prospektifnya: Teori, Konsep dan Aplikasi. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Kusnanto. (2014). Pengantar Profesi Dan Praktek Keperawatan Profesional, Jakarta : EGC.
Marquis, B.L. & Huston, C.J. (2013).Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan: Teori & Aplikasi, Edisi 4. Jakarta: EGC.
Marmi, EF. (2015). Hubungan Beban Kerja dengan Perilaku Caring Perawat Menurut Persepsi Klien di IGD RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta (Skripsi). Yogyakarta: STIKES Aisyiyah.
Mastini, P., Suryadhi, N.T. dan Suryani, A. 2015. Hubungan Pengetahuan, Sikap, Beban Kerja Perawat dengan Kelengkapan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan IRNA IGD RSUP Sanglah Denpasar. Public Health and Preventive Medicine Archive, 3(1); 49-53.
Nursalam. (2015). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Nursalam. (2016). Manajemen Keperawatan: Aplikasi Dalam Praktik Keperawatan Profesional, Edisi 3. Jakarta: Salemba Medika.
Nurseto, I.B., Sukesi, N. dan Wulandari, M. 2014. Pengaruh Kepuasan Perawat Terhadap Kelengkapan Dokumentasi Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD Ambarawa. Jurnal Ilmu Keperawatan (JIK), 2(1); 1-10.
PPNI. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2014 Tentang Praktik Keperawatan(Web log massage). Diakses dari website http://www.ppni.co.id/UU_No.38_Th_2014_ttg_Praktik_Keperawatan.
Prihatini. (2015). Analisis Hubungan Baban Kerja dengan Stres Kerja Perawat di Tiap Ruang Rawat Inap RSUD Sidikalang. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Rivai, V. (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan dari Teori ke Praktek. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
Royani, Sahar, J. & Mustikasari (2012). Sistem Penghargaan Terhadap Kinerja Perawat Dalam Melaksanakan Asuhan Keperawatan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 15(2); 129-136.
Simamora, B. (2012).Buku Ajar Manajemen Keperawatan.Jakarta: EGC.
Sitorus, R. & Panjaitan, R. (2016). Manajemen Keperawatan di Ruang Rawat. Jakarta: Sagung Seto.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: CV Alfabeta.
Sumijatun. (2010). Konsep Dasar Menuju Keperawatan Profesional. Jakarta: Trans Info Media (TIM).
Sureskiarti, E. & Brillianty, G.D. (2017). Hubungan Kinerja Perawat dengan Kepuasan Kerja Perawat RSUD Ince Abdul Moeis Samarinda. Jurnal Husada Mahakam, 4(4); 221-232.
Tamaka, R.S., Mulyadi dan Malara, R. 2015. Hubungan Beban Kerja dengan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di Instalasi Gawat Darurat Medik RSUP. Prof. Dr. R.D Kandou Manado. ejournal Keperawatan (-Kp), 3(2); 1-7.
Triwibowo, C. (2013). Manajemen Pelayanan Keperawatan di Rumah Sakit. Jakarta: Trans Info Media
Published
2020-03-01
How to Cite
Rante, A. (2020). HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI PUSKESMAS WALENRANG KABUPATEN LUWU TAHUN 2017. JURNAL LONTARA KESEHATAN, 1(1), 1-10. https://doi.org/10.22778/lontara.v1i1.13