HUBUNGAN PELAKSANAAN FUNGSI PERAWATAN KELUARGA DENGAN GANGGGUAN MENTAL EMOSIONAL PADA LANSIA YANG MENDERITA PENYAKIT KRONIK DI PUSKESMAS BENTENG KOTA PALOPO

  • Hardin Akademi Keperawatan Sawerigading Pemda Luwu
  • Hairuddin Safaat

Abstract

This study aimed to analyze the relationship between the implementation of family maintenance function with emotional mental disorders in the elderly who diagnosed by chronic diseases at the Puskesmas of Benteng in Palopo City. The method used is the analytic survey with cross sectional approach and the sampling technique is purposive sampling. The research sample that is mostly elderly (≥ 60 years) in Puskesmas Benteng in Palopo City and complete the criteria for inclusion of as many as 36 people. The results of this study showed that states the implementation of the elderly family treatment functions well at 83.3%, and its implementation is less by 16.7%, while the elderly mentally disturbed emotionally by 75.0% and not mental emotional disorder amounted to 25.0%. Results of statistical test by using chi-square test known the value of p = 0303 or p> α = 0.005. It was concluding that there was no relationship between the implementation of family treatment function with emotional mental nuisance the elderly who diagnosed by chronic diseases at the Puskesmas of Benteng in Palopo City.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Christianson. (2008). Restructuring Choronic Illness Management. San Francisco: Jossey-Bass Publishers.
Diana, A. (2009). Kualitas Hidup Lansia dengan Penyakit Kronis di RSUP H. Adam Malik Medan (skripsi). Medan: Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Sumatera Utara.
Dinkes Sul-Sel. (2014). Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan (on-line) Available at http://profil.dinkes.com; diakse tanggal 25 Agustus 2018.
Effendi, N. (2012). Dasar-Dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat, Edisi 2. Jakarta: EGC.
Friedman, M. (2010). Keperawatan Keluarga-Teori dan Praktek, Edisi 2. Jakarta: EGC.
Hurlock, E.B. (2009). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Kaplan, H.I. & Saddock, B.J. (2010). Sinopsis Psikiatri. Tangerang: Binarupa Aksara.
Maryam, S.R. (2010). Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta. Salemba Medika.
Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu Kesehatan Masyarakat (Prinsip-Prinsip Dasar). Jakarta: PT Asdi Mahasatya.
Nugroho, W. (2010). Keperawatan Gerontik dan Geriatrik, Edisi 3. Jakarta: EGC.
Siswoyo, H. (2011). Hubungan Kekerasan Rumah Tangga dengan Ganggguan Mental Emosional pada Remaja dan Dewasa Muda (Thesis). Jakarta: FKM Universitas Indonesia.
Smelltzer & Bare. (2012). Buku Ajar Keperawatan Medical Bedah, Edisi 8 Vol. 1. Jakarta: EGC.
Stanley, M. & Gauntlett, P.B. (2007). Buku Ajar Keperawatan Gerontik, Edisi 2. Jakarta: EGC
Sundari, S. (2009). Kesehatan Mental Dalam Kehidupan. Jakarta: Rineka Cipta.
Suparajitno, (2010). Asuhan Keperawatan Keluarga Aplikasi Dalam Praktik. Jakarta: EGC.
Sutikno, E. (2011). Hubungan antara Fungsi Keluarga dengan Kualitas Hidup Lansia. Jurnal Kedokteran Indonesia, 2(1); 73-79.
Yenni & Herwana, E. (2006). Prevalensi Penyakit Kronis dan Kualitas Hidup Pada Lanjut Usia di Jakarta Selatan. Universa Medicina, 25(4); 164-171.
Yuliati, A., Baroya, N. & Ririyanty, M. (2014). Perbedaan Kualitas Hidup Lansia yang Tinggal di Komunitas dengan di Pelayanan Sosial Lanjut Usia. e-Jurnal Pustaka Kesehatan, 2(1); 87-94.
Published
2020-03-01
How to Cite
Hardin, & Safaat, H. (2020). HUBUNGAN PELAKSANAAN FUNGSI PERAWATAN KELUARGA DENGAN GANGGGUAN MENTAL EMOSIONAL PADA LANSIA YANG MENDERITA PENYAKIT KRONIK DI PUSKESMAS BENTENG KOTA PALOPO. JURNAL LONTARA KESEHATAN, 1(1), 28-36. https://doi.org/10.22778/lontara.v1i1.9